Minggu, 25 April 2021

Pentingnya Penggunaan Layanan Informasi Bimbingan Konseling Dengan Menggunakan Media Website

 

A.   Media Bimbingan Konseling

            Menurut Marso (1986) (Sadiman, 2002), media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk membimbing dan merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa untuk belajar. Gagne berikutnya (Sadiman, 2002) menjelaskan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang pembelajaran. Dari sudut pandang di atas, dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran. Namun Media bimbingan dan konseling memiliki pengertian lain yaitu  segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan bimbingan dan konseling yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa/konseli untuk memahami diri, mengambil keputusan, serta memecahkan masalah yang dihadapi. Salah satu pemilihan media yang di sekolah adalah blog sebagai media dalam bimbingan dan konseling mengacu pada teori Sadiman dan Juantika (2005) yaitu dalam kaitannya penggunaan teknologi informasi sebagai media dalam bimbingan dan konseling yang diharapkan nanti dapat menarik minat siswa, dengan adanya media blog ini sekolah harus berperan aktif dalam menyiapkan sarana dan prasarana serta pengorganisasian waktu guna terlaksananya program bimbingan konseling berbasis teknologi sedangkan untuk konselor sekolah dituntut untuk mempunyai keterampilan dan mengerti cara mengoperasikan komputer dan internet. Didalam media bimbingan dan konseling terdapat beberapa layanan, antara lain: layanan orientasi, layanan informasi, layanan penempatan dan penyaluran, layanan penguasaan konten, layanan konseling perorangan, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok, layanan konsultasi, layanan mediasi.

 

B.      Penggunaan Media Dalam Layanan Informasi

            Layanan informasi adalah layanan bimbingan dan konseling untuk pemberian informasi yang memungkinkan peserta didik mendapatkan informasi yang membantu mengembangkan keterampilan peserta didik di sekolah. Kegiatan layanan informasi ini dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling, segenap pemberian informasi yang terkait dengan informasi yang menumbuhkan semangat atau mengumumkan sesuatu untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan peserta didik disekolah. Proses layanan informasi adalah sesuatu layanan informasi yang komplek dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mendapatkan suatu informasi, seseorang yang telah pernah mendapatkan layanan informasi akan dapat memahami dan pengetahuan yang baru. Guru bimbingan konseling biasanya menggunakan layanan informasi ini untuk memberi bantuan, dan juga memberi informasi terkait perkembangan karier yang akan dilakukan peserta didik nya. Karena pada masa sekarang ini peserta didik juga kurang mencari dan memahami informasi untuk melanjutkan karier mereka. Hal itu bisa terjadi karena peserta didik kurang mengetahui minat apa yang dimiliki. Dengan adanya media yang bisa membantu memberikan informasi pada peserta didik dalam pemilihan peminatan studi lanjutnya, peserta didik tidak akan salah dalam menentukan peminatannya.

                        Dunia pendidikan di sekolah, minat memegang peranan dalam belajar. Karena minat ini  merupakan sesuatu kekuatan motivasi yang menyebabkan seseorang memusatkan    perhatian terhadap seseorang, suatu benda atau kegiatan . Dengan demikian, minat mepakan unsur yang menggerakkan motivasi seseorang sehingga   orang tersebut dapat berkonsentrasi terhadap suatu benda atau kegiatan tertentu. Dengan adanya unsur minat belajar pada diri peserta didik, maka peserta didik akan memusatkan perhatiannya pada kegiatan belajar tersebut. Oleh sebab itu, guru BK sebaiknya selalu menggunakan media ketika memberikan layanan informasi, sehingga peserta didik tetap berminat mengikuti layanan informasi yang diberikan guru BK dengan menggunakan media lebih dirasa manfaatnya oleh peserta didik, sehingga peserta didik selalu menunggu-nunggu guru BK untuk memberikan layananinformasi lagi, serta guru BK memperdalam lagi ilmunya tentang bagaimana penggunaan dan pemanfaatan media yang baik, agar tidak ada kesalahan ketika memberikan layanan informasi kepada peserta  didik.

                        Adapun salah satu layanan informasi yang bisa digunakan sekolah untuk peserta    didiknya yaitu dengan menggunakan media website. Media website ini merupakan salah   satu sarana informasi penting dalam pendidikan. Karena keunggulan yang ada dalam media website ini sangat mudah dikelola serta memberikan informasi secara cepat dan akurat. Adanya media website, siswa bisa mengetahui berbagai macam informasi tentang pemilihanpeminatan peserta didik sehingga peserta didik cenderung tidak asal-asalan serta berpikir lebih objektif dalam menentukan pilihan karier yang ingin dijalani   selanjutnya. Pada media website akan ditampilkan menu yang dapat mengantarkan siswa untuk memilih jurusan yang  sesuai dengan tipe kepribadiannya. Pada peserta didik yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke tahap selanjutnya, siswa harus mempertimbangkan peminatan-peminatan yang ada di sekolahnya terdahulu. 

 

SUMBER:

Ahmad Zaini, Mori Dianto, Rila Rahma Mulyani, “Pentingnya Penggunaan Media Bimbingan dan Konseling dalam Layanan Informasi”, Jurnal Bimbingan Konseling, hal 4-6.

Dewi Nur Laila, Najlatun Naqiyah, “Pengembangan Media Website Peminatan Studi Lanjut Untuk Siswa SMP”, Jurnal Bimbingan Konseling, hal 701.

 

Pentingnya Penggunaan Layanan Informasi Bimbingan Konseling Dengan Menggunakan Media Website

  A.     Media Bimbingan Konseling             Menurut Marso (1986) (Sadiman, 2002), media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untu...